Puisi karya Karlita Karolina
Hidupku
Aku menginginkanmu
Aku ingin menggapaimu walaupun kau begitu
jauh
Tetapi, aku takut sedari awal
Takut hal itu akan menyakitiku
Menyakitiku jika aku melanjutkannya
Begitu berlimpah kata tajam dari mulut
Beberapa orang yang membenciku
Siapa yang ingin menggapaimu
Tetapi, kau adalah kepingan hidupku
Aku hendak terus berdiri jika daku gagal
Aku berusaha tidak merasakan sakitnya meskipun
mengeluarkan darah sekalipun
Aku terus berusaha jika daku gagal
Daku korbankan apapun demi menggapaimu
Hal besar pun berisiko
Impianku..! Tunggulah aku..!
Tak terbatas
Sebuah dimensi
Tak lain dari mimpi
Keinginan tiada akhir
Sebuah dimensi
Kebutaan nyata
Menggelapkan mata
Sebuah dimensi
Mengetahui jati diri
Tepat di seluruh dunia
Waktu
Nomor satu penguasa diri
Tak bisa dibantah apa
katanya
Harus begini, harus
begitu
Saat ini, harus
dilakukan, itu
Tak bisa nego
Kalah dengannya karena
ego
Penentu jalan
Sama sekali tak bisa
dibalik
Bahkan dengan keajaiban
sekalipun
Termasuk, takdir
Pendengar
Mimpi, orang asing
Seperti sebuah memori
Memori yang tak pernah diketahui
Berbicara
Sakit dan perih tiada
akhirnya
Dengan pecahan memori
Dia menjawab
Mimpi
Mendengar keluhan
Yang tak pernah didengar
orang lain
Siapa kau?
Semua halusinasi
Dijawab kata dari memori
Dan
Selama ini dirinya
Cinta tak kalah
Kau selalu memujiku
Ketika mereka menginjak hasrat
Kau membuat tersenyum manis
Ketika menangis hati tersesak
Kau bagaikan si sempurna
Dan aku buruk rupa
Menemui tanpa jelas
Alasannya
Karenamu dari buruk rupa menjadi
Buruk yang terburuk antara sebuah
cerita
Engkau berusaha
Membujuk memaafkan diriku sendiri
Kau berkata ‘kau harus tahu kau indah
sebagai dirimu sendiri'
Dan, akhirnya dunia melihat bijakmu
itu
Yang mencintai tak kalah
Sebuah keindahan diri dari dalam
Terbebas
Menutup mata dan
merasakan
Terbang seribu mil jauhnya
Daku bisa melayang tapi
apakah itu benar?
Hati nurani memberitahu
untuk tetap tinggal
Ada lebih banyak untuk hidup
Daripada menulis,
membaca, mengerjakan
Dalam mimpi
Aku bisa terbebas
Bersinarlah
Suatu tempat di mana hati
bebas
Sebuah ritme yang tepat
untuk jiwa
Tarik napas, temukan
keberanian, dan lakukan lompatan yang tinggi
Kakimu selalu tahu ke mana harus pergi
Dan menari dan terus
menari dalam arus yang tak ada habisnya
Dalam keanggunan desain
yang sempurna
Melangkah keluar dari
kegelapan dan masuk ke dalam cahaya
Seluruh dunia akan
melihat
Ketika kau bersinar, kau
bisa bersinar, dan terus bersinar
Kenyataan
Cahaya menerpa seluruhnya
Keagungan sebuah kesuksesan
Bintang tersenyum hilang
Manusia pembutuh kertas tipis
Cibiran dibalik bahagia
Meruntuhkan yang lainnya
Kengerian sebuah mulut
Menghancurkan jiwa hidup
Nyata monster diri
Tak menyadari di kenyataan
Tujuan
Tahun terlewat bersama
Mengonsumsi ejekan
Meninggalkan hidup indah
Untuk sebuah keagungan
Orang agung tak nyata bertemu
Membutakan keagungan yang akan dituju
Cinta setia tertinggal dibutakan
Cinta baru merusak segala hal
Setia menjadi kebahagiaan tersendiri
Rusak menjadi terbangun lebih indah
Sebuah janji tak pernah dilupakan
dalam hati
Tujuanmu denganku
Seorang Mulia
Tujuan menghibur
Mereka melihat luarnya
Dibalik sebuah negara yang
membutuhkannya
Perbedaan menjadi kebencian tersendiri
Mereka melihat perbedaannya, saja
Semacam buruk rupa datang dalam hidup
Akan menghancurkan moral
Dan, seorang mulia
Merangkul, mendengar
Perjuangan tujuan
Sekadar membuat suatu kebahagiaan
Suatu inspirasi kebahagiaan adalah
seorang yang mulia
Menjadi satu
Berbagai tempat
Menangis dalam haru
Haru yang menyakitkan sungguh
Berbagai cinta terbentuk dalam suatu
perbedaan
Terpisah cinta yang di samakan
Perbedaan dalam dunia
Hal yang buruk
Perbedaan dunia
Kapan menjadi satu?
Tak pernah sia-sia
Sahabat? Pengorbananmu selalu diingat
Dalam hal kecil apapun
Meski diantara kita
Sebuah hati yang melahirkan kita tak
pernah memaafkan
Terutama padaku
Berusaha sekuat tenaga untuk membangun
kebaikan
Apa yang kita lalui dulu
Tapi, maaf aku tak bisa merubah hatinya
Hanya...ingatlah
Aku tak pernah menyia-nyiakanmu
Aku tak pernah menyesal
Cinta Perbedaan
Dunia
Hitam dan putih
Selalu kegelapan dan kedamaian
Terjahat dan terbaik
Kehidupan dunia hadir selalu
Diantara kita itu...
Suatu rasa tak terbaca
Suatu rasa terasa tak disadari
Sebuah rasa membuat jatuh dan tak
ingin melukai
Penolakan yang sakit karena perbedaan
Bagaikan gelap dan cahaya
Tak pernah berakhir
Menangis ingin memeluk erat
Menangis melihat wajah
Ingin mengikuti apapun yang kita mau
Hanya dengan tatapan begitu arti
bagiku
Kau melindungi, aku menolak
Kau berbuat salah, aku menghianati
Maafkan kumohon
Diantara kita
Jelas gelap dan terang terus bertolak
Saat menyatu
Janji untuk membuat cinta antara hitam
dan putih
Kita akan bahagia
Layak dan Bisa
Menggapai suatu hal
Banyak sekali hal
Dan mengerjarnya dengan cepat
Tolakan
Terus terlontar
Membuat jelas
Terlihat iri siapa yang tak bisa
melakukannya
Jangan pedulikan
Atau pilihlah jatuh
Buktikan
Layak dan Bisa semuanya
Antara Bumi dalam Dunia
Daun, hidup mandiri dengan mudah
Air, penyegar seluruhnya
Awan, di terima apapun bentukmu,
apapun berbuat tak ada masalah
Mimpi, fantasi dan motivasi
Nanti, jadikanlah daku pengisi Bumi
dalam Dunia.
Komentar
Posting Komentar